Jakarta, ibuwma.wapresri.go.id – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah berdampak luas di sektor perekonomian, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM). Menurut data Dinas Perindustrian Provinsi di Indonesia, selain penurunan omzet penjualan, faktor lain yang terdampak adalah peningkatan harga barang baku, pengurangan pendapatan pegawai dan kesulitan dalam membayar kredit usaha. Untuk itu, mengatasi hal tersebut, diperlukan adaptasi dari IKM, di antaranya dengan pemanfaatan platform digital sebagai sarana pelatihan dan pemasaran produk IKM.

“Diperlukan adaptasi bagi para IKM kerajinan untuk menjadi suatu kebiasaan baru guna meningkatkan omzetnya. Banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya adalah menggunakan platform digital untuk pelaksanaan pelatihan secara teori dan pemasaran produk IKM,” tutur Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ketika membuka acara Webinar Dekranas Bincang Sore Seri 1 melalui video conference di kediaman resmi Wakil Presiden, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Sabtu (04/07/2020).

Dalam acara yang bertema “Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan dalam rangka Meningkatkan Produktivitas Melalui Platform Digital” tersebut, Ibu Wury mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dimana IKM berada di dalamnya, pemerintah juga telah mencanangkan gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” pada 14 Mei 2020. Gerakan ini merupakan program kerja antara pemerintah, pelaku usaha dan perdagangan elektronik (e-commerce).

“Melalui gerakan nasional tersebut, diharapkan seluruh elemen yang ada dapat berpartisipasi bersama-sama, khususnya sebagai mitigasi dampak Covid-19 terhadap IKM untuk memasuki era new normal [tatanan normal baru] yang telah mengubah perilaku belanja masyarakat,” imbaunya.
Oleh karena itu, Ibu Wury berpesan, agar seluruh pihak dapat berpartisipasi untuk menyukseskan adaptasi kebiasaan baru menggunakan platform digital dan gerakan “Bangga Buatan Indonesia”.

“Setiap kementerian/lembaga memiliki tema-tema khusus sebagai bentuk dukungan dari gerakan nasional ini. Kami sangat berharap perajin sektor kerajinan dapat menjadi bagian dalam kampanye tersebut,” tegas Ibu Wury.

“Semoga Dekranas terus berperan dalam perkembangan dan pertumbuhan industri kerajinan di tanah air,” sambungnya.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Wury pun memberikan motivasi kepada seluruh pihak untuk terus semangat dalam berpartisipasi memulihkan dampak Covid-19, terutama di sektor IKM.

“Akhir kata, mari kita bersama-sama menularkan energi positif untuk tetap semangat dalam berusaha dan berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir, serta pemulihan ekonomi dapat cepat berlangsung tidak hanya di dalam negeri tapi juga di seluruh dunia. Semoga acara Webinar ini dapat memberikan dampak yang positif bagi perkembangan industri kerajinan nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Karnavian melaporkan bahwa acara webinar ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan informasi kepada para perajin di bawah binaan Dekranas di seluruh Indonesia tentang cara menumbuhkan kreativitas agar dapat terus melangsungkan usaha dan meningkatkan omzet pada masa pandemi Covid-19. Ia juga berharap agar acara ini dapat meningkatkan produktivitas IKM dalam membangkitkan perekonomian Indonesia.

“Semoga acara webinar ini membawa manfaat bagi perajin dan kita semua untuk meningkatkan produktivitas dalam rangka mewujudkan peningkatan daya saingnya dan membangkitkan perekonomian Indonesia,” paparnya.

Acara yang dimoderatori oleh Astri Megatari ini diikuti oleh 500 peserta dari seluruh Indonesia. Adapun tiga narasumber pengisi acara adalah Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Josua Simanjuntak, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Shopee Indonesia Radityo Triatmojo dan Perancang Busana Samuel Wattimena.

Selain Ketua Harian Dekranas, hadir mengikuti acara webinar secara virtual di antaranya Wakil Ketua Harian I Dekranas Ibu Loemongga Agus Gumiwang, Wakil Ketua Harian II Dekranas Ibu Nani Hadi Cahyanto, Sekretaris Jenderal Dekranas Ibu Gati Wibawaningsih, para Ketua Bidang Dekranas, para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian/Lembaga Ex Officio Dekranas dan para Ketua Dekranasda seluruh Indonesia. (RMS/NN/SK-KIP, Setwapres)